Trafik Turun Setelah Mengganti Template Dengan Yang Lebih SEO Friendly

Catatan Nino - Trafik Blog Turun Setelah Mengganti Template.

Penurunan Trafik Akibat Mengganti Template
By Catatn Nino

Pernah membaca postingan Nino tentang Template dan Pengaruhnya Untuk Blog? Jika sudah harusnya sobat sudah tidak kaget lagi dong jika terjadi penurunan trafik setelah mengganti template? Karena disitu sudah Nino jelaskan bahwa template memiliki peranan dalam indeks mesin pencari. Sedangkan mesin pencari sendiri merupakan sumber trafik utama untuk sebuah blog. Jadi penurunan trafik yang terjadi setelah mengganti template Nino rasa sih itu wajar2 aja.

Setelah Ganti Template, Trafik Naik Pada Blog Baru, Tapi Turun Pada Blog Lama.
Adakah diantara sobat Nino yang mengalami hal ini? Sebenarnya itu semua hanyalah masalah persepsi. Karena penyebab naik dan turunnya trafik sebuah blog itu banyak sekali. Apalagi setelah mengganti template yang pastinya memerlukan pengaturan kembali agar bekerja dengan semestinya. Namun jika difikir secara logika, mengganti template pasti akan menurunkan trafik blog, baik blog baru atau lama.

Alasan Kenapa Trafik Naik Untuk Blog Baru Tapi Malah Turun Untuk Blog Lama Setelah Mengganti Template.
Pada dasarnya mengganti template lama dengan template baru yang lebih baik (lebih SEO Friendly) pada akhirnya akan membuat trafik blog menjadi naik. Namun yang perlu sobat pahami disini adalah waktu yang dibutuhkan agar trafik blog menjadi naik atau setidaknya normal kembali.

Trafik turun karena menganti template itu pasti terjadi. Karena diluar segala optimasi yang sudah sobat lakukan sebelumnya, mesin pencari tetap harus beradaptasi kembali dengan struktur kode template baru yang sobat gunakan. Nah waktu yang dibutuhkan oleh si mesin pencari untuk beradaptasi inilah yang kadang membuat persepsi Trafik Turun Pada Blog Lama Setelah Mengganti Template.

Yang sebenarnya terjadi adalah blog baru pun sebenarnya mengalami penurunan trafik. Hanya saja penurunan yang terjadi hanya dalam waktu singkat. Kenapa bisa begitu? Karena blog baru biasanya belum pernah menjalani optimasi (penerapan teknik SEO) serta jumlah postingan dan kata kunci (keyword) yang masih sedikit. Sehingga mesin pencari lebih mudah untuk memahami dan beradaptasi dengan blog tersebut.

Selain itu penurunan trafik yang terjadi pada blog baru juga tidak terlalu terlihat. Kenapa? Karena blog baru biasanya trafiknya masih sedikit serta belum stabil. Sehingga penurunan 40 atau 50 % itu tidak akan terlihat karena sudah terbiasa dengan grafik yang naik turun sebelumnya.

Beda cerita lagi kalo untuk blog lama yang secara nalar pun sudah pasti lebih rumit dibanding blog baru. Selain mungkin pernah mengalami optimasi (penerapan teknik SEO), jumlah postingan dan keyword (kata kunci) yang beragam pada blog lama pasti akan membuat mesin pencari lebih lama dalam mempelajari dan beradaptasi dengan tampilan baru blog tersebut.

Selain itu untuk blog lama bukan tidak mungkin trafik akan turun permanen meski mengganti template dengan yang lebih SEO Friendly. Hal tersebut bisa terjadi jika penggunaan teknik SEO yang sebelumnya tidak diulangi lagi, atau terjadi perubahan terhadap teknik SEO yang digunakan. Selain itu penggunaan Meta Tag yang berbeda dari sebelumnya juga akan membuat trafik blog turun drastis karena mesin pencari akan menganggap blog tersebut benar2 baru.

Penurunan trafik pada blog lama juga lebih terasa dibandingkan pada blog lama. Karena untuk blog lama yang sudah terbiasa dengan grafik trafik yang stabil, tiba2 mengalami penurunan 40% tentu terasa banget kan. Bayangin aja dari 10.000 halaman dilihat perhari turun menjadi 6.000 halaman dilihat tentu akan gimana gitu rasanya😁. Sedang pada blog kecil dari 100 halaman dilihat menjadi 50 halaman dilihat itu sudah biasa..wajar..😝

Kenapa Mengganti Template Dapat Menyebabkan Trafik Blog Turun?
Adapun penyebab turunnya trafik setelah mengganti template menurut pendapat Nino adalah sebagai berikut :
  1. Struktur Kode Berubah.
  2. Meta Tag, Meta Deskripsi, dan Meta Konten hilang atau berubah (jika belum diatur ulang)
  3. Struktur Navigasi Berubah.
  4. Widget Bawaan Template Baru Membebani Pemuatan (jika belum mengatur ulang widget yang digunakan)
  5. Dll yang membuat mesin pencari tidak dapat lagi mengenali blog.
Inti dari tulisan diatas adalah bahwa penurunan trafik setelah mengganti template itu pasti terjadi. Apalagi jika fidak dilakukan pengaturan lebih lanjut setelah mengganti template. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah gimana agar penurunan yang terjadi tidak selamanya atau permanen?

Cara Mengatasi Trafik Yang Turun Setelah Mengganti Template.
Disini Nino akan membagikan sedikit tips untuk mengatasi atau menanggulangi penurunan trafik yang terjadi akibat penggantian template. Tips dari Nino antara lain :
  1. Biasakan Backup Template Lama.
    Membackup template lama sebelum mengganti template baru bertujuan agar sobat tidak benar2 kehilangan setingan lama blog sobat. Jadi jika nantinya dengan template baru tidak naik2 juga trafiknya, sobat bisa mengembalikan tampilan blog sobat dengan template dan pengaturan yang lama.
  2. Tag Meta Harus Sama Persis Dengan Template Yang Lama. Semua pengaturan meta tag atau meta content harus sama persis (saran di copy/paste aja) dengan meta yang dipakai di template lama. Tujuannya agar mesin pencari tidak perlu lagi indeks ulang meta tag yang digunakan.
  3. Ulangi Kembali Segala Jenis Optimasi Yang Pernah Dilakukan Sebelumnya. Karena penggunaan teknik SEO sebelumnya juga berperan terhadap jumlah trafik kunjungan blog.
  4. Ulangi Langkah Verifikasi Pada Webmaster Tool Semua Mesin Pencari Serta Kirim Ulang Sitemap. Tujuannya adalah agar mesin pencari tetap mengenali blog sobat sebagai blog lama meski dengan tampilan dan struktur kode yang baru.
  5. Atur Ulang Widget Yang Dipakai Agar Sama Dengan Template Sebelumnya. Widget juga berperan saat pemeriksaan struktur kode. Jadi penggunaan widget yang sudah dikenali robot mesin pencari secara logika mempersingkat waktu pemeriksaan.
Intinya untuk menghindari penurunan trafik ketika mengganti template blog adalah menyamakan settingan dengan template sebelumnya. Nino juga pernah baca (lupa sumbernya) bahwa mengganti template itu aman jika semua tag meta yang dipasang pada HEAD template sama persis dengan yang sebelumnya.

Terlepas dari resiko yang dihadapi, penggantian template adalah pilihan tiap2 blogger sendiri. Namun jika boleh memberi saran, pilihlah template SEO Friendly yang terbaik sejak awal membuat blog. Karena kita tidak akan tahu perubahan atau pengoptimalan seperti apa yang nantinya akan kita lakukan pada blog kita. Syukur2 kalo masih inget apa aja yang sudah kita lakukan untuk meningkatkan trafik blog kita. Lah kalo lupa, terus ingin mengganti template yang lebih baik tapi trafik blog malah terjun bebas? Yah resiko ditanggung supir kalo ini sih 😁

Kayaknya segini aja nih pembahasan Nino soal Penurunan Trafik Akibat Mengganti Template. Terlepas dari percaya atau tidaknya sobat terhadap tulisan ini, Nino ucapkan terimakasih sudah sudi mampir di blog amatiran ini.

Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam...😊

Seorang blogger pemula yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang blogger yang sukses.

4 komentar

Mas, blog saya traffic nya tidak normal. Bahkan saya refresh sekalipun penayangannya bertambah. Penyebabnya apa ya mas? Apakah penyebabnya juga karena templatenya yang tidak cocok? Makasih mas. Kalo boleh saya mau nanya2 lewat whatsapp.


EmoticonEmoticon